Fitsa Hats, Akan digunakan Pengacara Ahok untuk Alihkan Fokus dan Serang Kesaksian Ust Habib Novel
Tim kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama bersikeras akan mengejar terus keterangan bias dari saksi jaksa penuntut umum (JPU). Semisal Fitsa Hats pengalaman pekerjaan saksi bernama Habib Novel Chaidir Hasan yang harusnya Pizza Hut sebagai nama restoran.
"Kami yakin itu akan menjadi pertimbangan majelis hakim. Karena bagaimana pun ini menyangkut kejujuran dan kualitas saksi itu sendiri," ujar salah satu kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna kepada Rimanews, hari ini.
Kata Fitsa Hats ramai diperbincangkan seusai sidang keempat perkara penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa pekan lalu, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, salah satunya pentolan FPI Habib Novel.
Ahok mempertanyakan kapasitas Novel sebagai saksi yang diajukan jaksa penuntut umum, sebab kata Ahok, Novel mengaku pernah bekerja di restoran asal Amerika, Pizza Hut, pada tahun 1992-1995, namun dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Novel dianggap menyamarkan nama perusahaan dengan menulis "Fitsa Hats", karena alasan malu pernah bekerja di restoran milik Amerika.
Sirra mengakui bahwa Fitsa Hats hanya secuil masalah yang tidak ada relevansinya dengan materi dakwaan penista agama yang dialamatkan kepada Ahok sebagai kliennya. Hanya saja, dia menekankan bahwa kapasitas seorang saksi harus lah objektif dan netral.
"Buktinya, selain Novel kami menemukan juga bagaimana buruknya kualitas saksi bernama Gus Joy Setiawan. Dia mengaku advokat tapi tidak pernah disumpah. Temuan-temuan itu yang akan kita kaji," ungkap Sirra. (dakwahmedia.net/Rima)
0 Response to "Fitsa Hats, Akan digunakan Pengacara Ahok untuk Alihkan Fokus dan Serang Kesaksian Ust Habib Novel "
Post a Comment